Liburan di Kota Batu: Main PS Bareng di Villa, Hotel, atau Glamping
Jam sembilan malam di Kota Batu. Rombongan baru balik dari Jatim Park, badan capek, udara dingin, dan tidak ada yang mau keluar lagi. Semua duduk di ruang tengah villa — lalu masing-masing menunduk ke layar HP sendiri. Liburan bareng, tapi tidak benar-benar bareng.
Ini masalah klasik liburan di Batu. Siangnya padat: petik apel, Museum Angkut, Coban Rais, kuliner di Alun-Alun. Tapi malamnya? Udara di Batu turun sampai belasan derajat, jalanan sepi setelah pukul sepuluh, dan acara rombongan biasanya berhenti begitu makan malam selesai.
Padahal malam justru waktu terbaik untuk kumpul. Semua orang sudah di satu tempat, tidak ada yang buru-buru, dan besok tidak perlu bangun subuh. Yang kurang cuma satu: sesuatu yang bisa dinikmati bareng-bareng dalam satu layar.
Kenapa PlayStation cocok jadi hiburan malam rombongan
Menonton film sebenarnya pilihan yang wajar, tapi film membuat semua orang diam. Kartu atau board game seru, tapi biasanya cuma menarik untuk sebagian orang. PlayStation punya satu kelebihan yang jarang dimiliki hiburan lain: yang tidak main pun ikut ramai.
Yang memegang stik cuma dua orang, tapi yang berteriak sepuluh. Om yang bilang "sudah lama nggak main" tiba-tiba ikut antre. Anak-anak yang biasanya susah diajak kumpul malah jadi paling depan. Sepupu yang baru ketemu setahun sekali langsung nyambung tanpa perlu basa-basi.
Dan yang paling praktis: tidak perlu keluar penginapan lagi, tidak perlu bayar per orang, tidak terpengaruh hujan — yang di Batu bisa turun kapan saja.
Tiga situasi yang paling sering kami temui
1. Villa — rombongan keluarga besar atau reuni
Ini skenario paling pas. Villa di Batu umumnya punya ruang tengah luas dengan TV besar dan sofa panjang — praktis sudah jadi ruang main sejak awal. Peserta lintas usia, dari keponakan SD sampai om tante, dan semuanya bisa gantian.
Untuk rombongan besar, pilih game yang gampang dipahami dalam sepuluh detik. Balapan, sepak bola, atau game berkelahi biasanya lebih hidup daripada game cerita yang butuh fokus panjang.
2. Hotel — liburan keluarga kecil dengan anak
Kalau menginap di hotel bersama anak-anak, malam sering jadi bagian paling melelahkan. Anak belum mengantuk, orang tua sudah capek, dan pilihan hiburan di kamar terbatas.
Satu konsol di kamar bisa menyelamatkan malam itu. Tapi ada satu hal yang wajib dicek lebih dulu, dan sering terlewat: tidak semua TV hotel bisa dipakai. Sebagian hotel mengunci port HDMI-nya atau memasang TV dalam kotak tertutup untuk mencegah tamu mengutak-atik. Tanyakan ke resepsionis sebelum memesan — pertanyaannya sederhana: "Apakah TV di kamar punya port HDMI yang bisa dipakai tamu?"
3. Glamping — seru, tapi perlu dicek dulu
Glamping di Batu sedang naik daun, dan malam di tenda memang butuh hiburan. Tapi kami perlu jujur di sini: glamping adalah yang paling sering tidak cocok.
Banyak lokasi glamping memakai daya listrik terbatas, kadang bergantung pada genset yang dimatikan pada jam tertentu. Sebagian tidak menyediakan TV sama sekali. Konsol butuh listrik stabil sepanjang pemakaian dan layar dengan port HDMI — dua hal yang tidak selalu tersedia di tenda.
Bukan berarti mustahil. Beberapa glamping kelas atas di Batu sudah menyediakan listrik penuh 24 jam, dan sebagian punya area komunal dengan TV atau proyektor yang justru sangat asyik untuk main ramai-ramai. Kuncinya cuma satu: tanya ke pengelola dulu sebelum memesan, jangan sampai konsolnya sudah dibawa tapi tidak bisa dinyalakan.
Kalau kamu ragu tempat menginapmu memenuhi syarat, kirim saja fotonya ke kami lewat WhatsApp sebelum memesan. Kalau memang tidak memungkinkan, kami akan bilang apa adanya — lebih baik batal daripada kamu sudah bayar tapi tidak bisa main.
Checklist sebelum memesan
Empat hal ini menentukan lancar atau tidaknya malam liburanmu. Cek semuanya sebelum memesan:
- TV dengan port HDMI yang bisa diakses. Hampir semua TV keluaran sepuluh tahun terakhir punya, tapi pastikan portnya tidak tertutup bracket atau terkunci.
- Colokan listrik dekat TV. Kabel bawaan konsol panjangnya terbatas.
- Izin dari pengelola. Sebagian villa dan hotel punya aturan soal perangkat tambahan. Lebih baik bertanya lima menit daripada berdebat saat check-in.
- Berapa orang yang akan main. Ini menentukan game apa yang sebaiknya kami siapkan di unitnya.
Sebaiknya sewa berapa lama?
Kami menyediakan dua pilihan durasi untuk paket yang bisa dibawa keluar:
| Durasi | Paling cocok untuk |
|---|---|
| 12 jam | Menginap satu malam. Ambil sore, main sampai tengah malam, kembalikan besok siang sebelum lanjut jalan-jalan. |
| 24 jam | Menginap dua malam atau lebih, rombongan besar, atau kalau cuaca sedang tidak bersahabat dan rencana luar ruangan berpotensi batal. Ini yang paling sering diambil. |
Saran kami: kalau rombonganmu lebih dari enam orang, ambil yang 24 jam. Dengan sepuluh orang bergantian, dua belas jam habis lebih cepat dari yang kamu kira — dan biasanya baru ramai justru setelah tengah malam.
Pilih game apa untuk main ramai-ramai?
Aturannya sederhana: pilih yang bisa dimengerti tanpa dijelaskan. Game cerita bagus untuk main sendiri, tapi membosankan buat yang menonton.
Yang paling hidup untuk rombongan lintas usia biasanya game balapan, sepak bola, dan game berkelahi — semuanya cepat, satu ronde singkat, jadi giliran berputar terus. Untuk anak-anak, game membangun dan bertualang seperti Minecraft aman dan bisa dimainkan berdua.
Kami punya lebih dari 160 judul di katalog, dan kamu bisa meminta game tertentu saat memesan. Daftar lengkapnya bisa dilihat di halaman List Game.
Cara memesannya
Prosesnya tidak sampai lima menit:
- Pesan lewat website. Buka halaman Reservasi, pilih paket Playbox atau PS4 Harian, lalu tentukan tanggal dan durasinya.
- Tunggu konfirmasi. Pesananmu langsung masuk ke sistem kami dan kami konfirmasi lewat WhatsApp.
- Ambil unitnya. Di lounge kami, Jl. Patimura No. 3B, Lantai 2, Sisir, Kota Batu. Buka setiap hari pukul 10.00–00.00.
- Colok dan main. Konsol, stik, dan seluruh kabel sudah satu paket. Tidak ada yang perlu diatur.
Karena unit yang bisa dibawa keluar jumlahnya terbatas, akhir pekan dan musim liburan biasanya penuh lebih awal. Kalau tanggalmu sudah pasti, sebaiknya pesan dari jauh hari.
Kalau lebih suka main di tempat
Tidak semua orang mau repot membawa konsol ke penginapan — dan itu masuk akal. Kalau kamu menginap di sekitar Sisir atau Alun-Alun Batu, mampir saja langsung ke lounge kami.
Di sini ada PS3, PS4, dan PS5 dengan TV QLED, serta dua private room: HIVE 1 dengan Nintendo Switch dan HIVE 2 dengan PS5, keduanya ber-AC, dilengkapi air purifier dan TV QLED 55 inci untuk sampai empat pemain. Ruangannya tertutup, jadi rombonganmu bebas berisik tanpa mengganggu siapa pun.
Malam liburanmu di Batu, jangan sampai sepi
Pesan paket harian untuk dibawa ke penginapan, atau main langsung di lounge kami.
HIVE GAMING